Categories
Uncategorized

Belajar di kampus Jualan Online

Peran Komputerisasi Di Bidang Pengajaran

I.Komputerisasi Di Abad 21

kampus Jualan Online – Dikala ini Indonesia menjelang Era Revolusi Industri 4.0. Revolusi Industri 4.0 yakni bentuk kemajuan teknologi yang mengintegrasikan dunia jasmaniah, komputerisasi, dan biologis, sehingga terjadi perubahan mendasar dalam sistem hidup manusia. Industri 4.0 melanjutkan dari era revolusi sebelumnya yakni Industri 3.0, dimana teknologi yang ada semakin berkembang dan terintegrasi. Istilah industri 4.0 muncul dari Jerman. Revolusi Industri 4.0 yakni fenomena yang mengkolaborasikan teknologi cyber dan teknologi otomatisasi. Konsep penerapannya berfokus pada konsep otomatisasi yang dikerjakan oleh teknologi tanpa membutuhkan energi kerja manusia dalam progres penerapannya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, transformasi yakni perubahan rupa, baik dari segi bentuk, sifat, fungsi, dan sebagainya. Jadi, transformasi komputerisasi yakni perubahan dalam bidang teknologi komputerisasi. Dalam progres revolusi, pasti ada suatu hal yang berubah pantas dengan inovasi dan keperluan hidup manusia.

Berdasarkan Ray Wang, Pendiri dan Analisa Utama Constellation Research Inch., setidaknya ada lima teknologi komputerisasi yang menjadi dasar dari transformasi komputerisasi, diantaranya yakni: Mobile, Social, Cloud, Big Data, dan Unified Communications.

                Sebagian bentuk teknologi komputerisasi diantaranya seperti kecerdasan buatan (AI), Online of Things (IoT), dan chatbot.

Kecerdasan buatan atau disebut Artificial Intelligence (AI) yakni salah satu komponen komputer yang mempelajari bagaimana membikin mesin (komputer) agar bisa melaksanakan profesi seperti dan sebaik yang dikerjakan manusia.

AI berprofesi secara otomatis dan dengan kecepatan tinggi. Biasanya AI berbentuk  software, melainkan ada pula yang berbentuk humanoid atau seperti manusia sehingga bisa berkomunikasi dengan manusia dan mengingat apa saja yang dibuat oleh pemiliknya.Karena kemampuan AI yang bisa mengingat secara permanen, karenanya AI bisa diaplikasikan untuk menyimpan jadwal dan jawaban dari para pemiliknya atau para pelanggan serta untuk menghitung probabilitas lainnya.

Online of Things (IoT) yakni bentuk network atau jaringan dari kelengkapan jasmaniah, sehingga memungkinkan benda-benda teknologi terhubung dengan jaringan dunia online. IoT ditemukan oleh Kevin Ashton di tahun 1999. Salah satu produk IoT yang ada yakni layanan GPS (Global Positioning System).

Chatbot (Chatterbot), atau pembalas pesan otomatis yakni salah satu program komputer yang dirancang untuk mensimulasikan sebuah percakapan atau komunikasi yang interaktif kepada pengguna (manusia) melalui bentuk teks, bunyi, dan atau visual. Chatbot disebut sebagai customer service yang handal sebab kesanggupannya dalam menyimpan data kabar yang banyak sehingga bisa merespons pertanyaan dari pengguna pantas dengan hasil pemindaian kata kunci.

 Pada biasanya chatbot berprofesi dengan melaksanakan pendekatan Alami Language Proccessing (NLP), yakni bagaimana komputer bisa diaplikasikan untuk memahami dan memanipulasi teks bahasa alami untuk mendapatkan kabar tertentu.

Dari ketiga bentuk teknologi komputerisasi diatas, karenanya bisa disimpulkan bahwa transfomasi komputerisasi saat ini semakin maju. Sebagian negara di dunia seperti Indonesia sudah mengaplikasikan teknologi komputerisasi dalam memenuhi keperluan hidup.

Teknologi di era revolusi industri 4.0 bisa mewujudkan dan memfasilitasi profesi, melainkan bisa juga diaplikasikan untuk mengambil alih profesi. Karena itulah, masyarakat Indonesia wajib melek teknologi dan bijak dalam mengaplikasikan teknologi yang ada.

Jangan sampai sebab hidup berdampingan dengan teknologi, kita menjadi orang yang malas dan pada akhirnya akan menjadi keok berkompetisi dengan orang yang lebih intelek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *